Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tidak Tahu Kedepan Seperti Apa


Halo gaes kembali bercerita lagi ya tentang pengalaman saya di dunia mebel atau furniture. Iya sehari saya bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan furniture di Jawa tengah sebagai drafter.

Banyak hal yang saya dapatkan selama hampir kurang lebih 10 tahun bekerja di bidang furniture. Walaupun awalnya memang tidak ada Sama sekali pengalaman di bidang ini hampur semua yang saya ketahui sampainbisa membuat drawing dengan auticad membuat 3d dan lainya saya pelajari secara otodidak diinternet.

Berawal di tahun 2004 saya lulus sekolah STM teknik mesin bukan bukan teknik kayu. Nah setelah lulus stm teknik mesin inilah saya merantau ke jakarta untul bekerja di oerusahaan otomotif perakitan mobil di kawasa  sunter jakarta utara selama dua tahun sebagai karyawan kontrak. 

Banyak sekali pahit manisnya selama merantau. Dua tahun bekerja di otomotif akhirnya habis kontrak dan sekitar tahun 2007 bekerja lagi di Perusahan elektronik di cikarang berada dikawasan ejib sebagai karyawan kontrak saja dan selama dua tahun juga bekerja di perusahaan ini.

Kenangan pahit manis semuanya sudah dilalui. Sampai akhirnya habis kontrak juga. Menganggur selama beberapa tahun akhirnya pulang.

Dengan alasan tertentu akhirnya harus pulang kampung dan Selama menganggur juga sempat menjadi pembuat data di Pilkada sragen yaitu membuat arsip data pendukung pasangan bakal calon bupati waktu itu. Serem juga sih pengalaman saat ikut pilkada ini pokoknya susah untuk diceritakan.

Sampai akhirnya tahun 2012 saya melamar di sebuah perusahaan furniture. Awal sebenarnya saya tidak tahu apa apa tentang furniture pokoknya modal yakin dan modal sedikit pengslaman di bidang mekanikal mesin saya pakau bekerja fu pabrik ini karena menurut saya tidak jauh berbeda.

hampir sekitar 2 tahun baru bisa beradaptasi lika liku, dan semusnta saya lalui sampai akhirnya bisa sedikit mengerti temtang apa itu furniture. Merasa nyaman dan lain sebagainya. Apapun itu kebijakan yang ada diperusahaan selalub saya nikmatin dan ikutin.

Sampai akhirnya di tahun 2020 virus corona lagi lagi menjadi salah satu sebab yang paling saya salahkan. Kehidupan asmara saya juga sangat menyedihkan tapi tidak usah dibahas biarkan waktu yang menjawab.

Iya corona membuat Semuanya berubah bekerja seakan berat tapi masih bersyukur juga perusahaan saya bekerja masih bertahan sampai tahun 2021 ini. Banyak perubahan kebijakan datang. Sebagai seorang karyawan kita mau tidak mau ya harus mau dengan keputusan yang ada. 

Entahlah bagaimana kedepanya umur saya sudah berkepala 3. Belum berkeluarga masih mengurus orang tua yang sudah sepuh dan sering berobat jalan dan kakak laki laki saya yang juga autis butuh pengawasan ekstra . Banyak pikiran gaes gaes gak tahu kedepanya bagaimana kehidupan saya. 

Tapi yang pasti suatu saat saya yakin semuanya akan menjadi baik entah bagaimana bentuknya sebuah harapan saya ini,  bahagia atau berakhir dengan tidak semestinya entahlah saya hanya manusia biasa yang hanya bisa berusaha dan berdoa

Karanganyar 21 Februari 2021

Posting Komentar untuk "Tidak Tahu Kedepan Seperti Apa"